Mengajak Bayi Usia 3 Bulan Jalan-Jalan (Traveling)

July 30, 2018


Sudah 8 bulan sejak update terakhir, blog ini jadi kurang perhatian :D
Ditambah lagi sejak kurang lebih 6 bulan yang lalu saya resmi jadi ibu.

Syukur alhamdulillah kehamilan kedua saya berjalan lancar hingga baby K lahir di usia kehamilan 38 minggu walaupun banyak suka duka yang saya alami saat proses melahirkan dan hari-hari setelahnya.

Setelah kontraksi dari pagi hingga malam, ternyata baby K harus dilahirkan secara caesar. Padahal jalan lahir sudah bukaan 9. Tapi detak jantung janin mendadak ngedrop di angka 50. Ya sudah saya pasrah saja. Dokter SpOG saya pasti lebih tahu mana jalan yang terbaik.

Ceritanya ada di postingan instagram saya di bawah ini ya.


Seminggu pasca melahirkan sebelum waktu kontrol ke SpOG, ternyata jahitan caesar saya infeksi. Keluar cairan yang sangat berbau. Saya harus bolak balik ke rumah sakit karena cairan yang terus merembes. Dan akhirnya 9 hari pasca caesar saya harus menjalani caesar lagi. Saya harus berpisah dengan baby K selama 4 hari. Sedih dan kalut banget saya saat itu.

Pasca operasi kedua masih saja ada cairan merembes dari jahitan caesar. Dokter bilang bisa jadi agak lama kering karena perut saya kebanyakan lemak. Segala macam protein saya makan dan juga berbagai macam pengobatan diusahakan sama suami.

Mulai dari konsumsi obat dari dokter, pil cina yang katanya manjur untuk luka operasi juga dibeli sama suami, sari ikan kutuk atau ikan gabus yang rasanya bikin eneg, pun sampai ikan gabus hidup juga dibawakan sama teman suami jauh-jauh dari Gresik.

2 minggu pasca operasi kedua, kontrol ke SpOG dan hasilnya luka luar belum kering sempurna. Hanya lepas perban dan diganti pengobatan dengan salep. Setelah pemakaian salep kurang lebih seminggu lebih tapi luka juga tak kunjung kering. Akhirnya saya coba stop pemakaian salep, eh gak lama kering-kering sendiri.

Akhirnya saya merasakan hidup saya kembali normal, kembali bersemangat tanpa diselimuti rasa was-was setiap hari. Saya bisa enjoy merawat baby K walaupun hanya sendirian di rumah.

Mengajak Bayi Usia 3 Bulan Jalan-Jalan (Traveling)

Karena merasa badan sudah mulai fit, terasa ringan dan sudah bisa bergerak bebas, mungkin sudah waktunya jalan-jalan atau traveling nih :) Baby K juga sudah mulai kuat. Tapi jalan-jalan jarak dekat dulu.

Sekalian dengan momen temu kangen sama para sahabat yang juga travelmate kemana-mana, kami berencana traveling tipis-tipis ke kota Batu. Kalau biasanya kami camping, kali ini kami sewa villa untuk menginap satu malam. Mungkin staycation ya lebih tepatnya.

Apa saja yang harus dipersiapkan?

Kota Batu jaraknya sekitar 25 km dari rumah saya. Terletak di lereng pegunungan sehingga hawanya cukup dingin. Jadi barang-barang baby K harus disiapkan dengan baik, jangan sampai ada yang ketinggalan.

Bahkan saya sampai mendadak pergi ke toko perlengkapan bayi untuk beli baju hangat karena mendadak ingat kalau baju baby K kebanyakan tipis-tipis. Saya pilih sleepsuit yang bagian tangan dan kakinya bisa tertutup agar lebih hangat.

Setelah urusan barang bawaan beres, ada masalah baru yang muncul. Yaitu bagaimana menuju ke sana?

Dengan jarak 25 km artinya butuh waktu sekitar 1 jam untuk sampai di tujuan. Saat itu saya dan teman-teman akan berangkat siang hari sekitar jam 1 siang. Cuaca lagi panas-panasnya nih. Rasanya gak mungkin kalau mau naik motor.

Dan juga saat itu adalah weekend, jalan menuju ke kota Batu biasanya macet karena sekarang ini pariwisata di Kota Batu sangat berkembang dengan pesat. Banyak tempat-tempat wisata baru yang bermunculan sehingga diburu para wisatawan dari dalam maupun luar kota.

Akhirnya saya memutuskan untuk naik taksi online saja. Tarifnya lumayan mahal sih, sekitar Rp 70.000-80.000 untuk sekali jalan. Tapi demi kenyamanan baby K di perjalanan, juga kenyamananku sendiri karena punggung gampang pegel (mungkin efek pasca operasi caesar), pak suami rela merogoh dompet agak dalam :D

Dan selama kegiatan staycation berlangsung, baby K aman-aman saja. Cuaca juga tidak terlalu dingin. Dia bisa tidur nyenyak seperti biasa dan gak ada rewel yang gimana-gimana. Pinter banget deh pokoknya ^^


Jadi, kalau mau Mengajak Bayi Usia 3 Bulan Jalan-Jalan (Traveling), yang pasti kita harus mengenali tempat tujuan terlebih dahulu ya, sehingga bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan tepat.

You Might Also Like

2 comments

  1. Asyiiik, baru umur 3 bulan udah diajak jalan-jalan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena emaknya aja sih mbak yg udah gatel pengen jalan, hehe..

      Delete