Golden Moment Dalam Melatih Motorik Anak

December 21, 2018

Sejak hamil saya sudah memutuskan untuk tidak bekerja dan tetap di rumah mengurus anak saya sendiri. Saya tidak ingin melewatkan masa-masa golden age anak pertama saya.

Karena menurut saya pola asuh pada masa golden age ini yang akan membentuk karakter anak nantinya.

Ketika bermain dengan keponakan saya, Gwen, saya akan membiarkan mereka membuat rumah berantakan dengan mainan karena dengan begitu anak-anak menjadi aktif dan itu baik untuk tumbuh kembangnya.



Saat ini Kei senang sekali bermain bola. Mungkin karena bola adalah mainan pertama yang kami berikan untuknya, dia jadi tidak begitu tertarik dengan mainan lainnya.

Setiap hari saya juga ayahKei mengajak Kei bermain tangkap bola untuk melatih motorik kasarnya.

Sekarang Kei sudah bisa memegang bolanya sendiri dengan satu tangan. Bisa menangkap bola juga melemparkan bola ke arah kami.



Kami tinggal menunggu Kei bisa berjalan untuk mengajaknya bermain bola di luar, pasti akan sangat seru ^_^

Melatih motorik anak agar bisa berjalan

Saya sedih ketika ada yang bilang bahwa Kei lambat perkembangannya ketika belum bisa berjalan sendiri di usianya yang belum genap 11 bulan -_-

Padahal kita semua sepakat ya, Mom, kalau setiap anak tidak akan sama tumbuh kembangnya. Jadi tidak perlu berkompetisi dalam hal tumbuh kembang anak.

Tapi saya jadi terpacu untuk lebih rajin melatih Kei agar segera bisa berjalan sendiri. Bukan berarti saya memaksakan ya.

Sebelumnya Kei sudah bisa berjalan sambil berpegangan pada tembok, berdiri tanpa berpegangan cukup lama, dan ketika dituntun berjalan pun dia sudah mantap melangkahkan kakinya.



Memang hanya tinggal menunggu waktu dia berani jalan sendiri saja.

Saya menggunakan baby walker sebentar saja ketika Kei belum terlalu tegak ketika berdiri sendiri.

Setelah bisa berdiri tegak, saya simpan baby walker dan saya biarkan Kei belajar berjalan dengan berpegangan pada tembok.

Saya juga menggunakan kursi plastik untuk dia dorong-dorong, untuk melatih Kei berjalan lebih jauh.

Tepat di usianya 11 bulan Kei mulai belajar berjalan tanpa berpegangan. Dan sekarang ini Kei sudah mulai berani sedikit-sedikit jalan sendiri.

Seperti ketika berdiri di samping meja, dia tiba-tiba balik badan dan jalan menuju saya yang berada 2 meter di belakangnya.

Saya dan ayahKei tentu sangat senang dengan perkembangannya ^_^

Melatih motorik anak dengan Monde Boromon Cookies

Kei suka sekali memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya. Maka dari itu saya harus selalu ekstra waspada terhadap benda-benda di sekitarnya yang berbahaya.



Kata Bapak saya, kalau Kei sedang memasukkan benda-benda ke mulutnya mungkin dia ingin makan.

Jadi saya selalu sediakan makanan ringan di sampingnya ketika Kei sedang asyik bermain.

Saya selalu mengganti-ganti jenis dan merek makanan ringan untuk Kei agar dia tidak bosan dengan rasa yang sama.

Sekarang ini saya menyediakan Monde Boromon Cookies untuk camilannya.





Selain untuk mengeksplorasi rasa, bentuknya yang kecil-kecil bisa membantu melatih motorik Kei untuk mengambil sendiri camilannya dengan dua jari.



Monde Boromon Cookies ini pas untuk Kei yang sudah memiliki gigi lumayan banyak untuk bisa makan makanan dengan tekstur yang agak keras.

Jadi bisa juga membantu melatih kemampuannya untuk mengunyah makanan.

Tapi walaupun keras, Monde Boromon Cookies ini mudah lumer ketika terkena air liur, Mom. Jadi tidak akan membuat anak tersedak.



Monde Boromon Cookies juga aman dikonsumsi si kecil karena bebas gluten, terbuat dari tepung kentang, madu dan minyak ikan atau DHA.

Jadi tidak perlu khawatir lagi memberikan Monde Boromon Cookies ini sebagai makanan ringan untuk buah hatinya ya, Mom ^_^

Gwen juga suka lho Monde Boromon Cookies nya ^_^

You Might Also Like

0 comments